Pengertian Kalimat Dan Contohnya Lengkap Secara Umum

Pengertian Kalimat Dan Contohnya Lengkap Secara Umum
Pengertian Kalimat Dan Contohnya Lengkap Secara Umum



- Finoza (2009:149)Kalimat adalah bagian ujaran/ tertulis mempunyai struktur minimal Subjek (S) dan Predikat (P) dan intonasi finalnya menunjukkan bagian ujaran/tulisan itu sudah lengkap dengan makna (bernada cerita, tanya,atau perintah).

- Akhadiah (1988:116)
Sebuah kalimat harus memiliki paling kurang subjek dan predikat.
Kalimat bukan semata-mata gabungan dari beberapa kata. Namun, dalam kalimat harus mempunyai sebuah makna yang utuh dan jelas.

Pada kalimat bahasa Indonesia, sebuah kalimat dikatakan baku, jika terdapat sekurang-kurangnya terdiri dari unsur, yaitu unsur S (subjek) dan P (predikat). Sedangkan unsur-unsur lainnya seperti O (objek), Pel (pelengkap) dan Ket (keterangan) boleh ada atau tidak pada sebuah kalimat.

SUBJEK

Merupakan bagian kalimat yang menunjukkan pelaku, tindakan, keadaan, masalah atau segala sesuatu hal yang  menjadi pokok suatu pembicaraan dan dapat diterangkan oleh Predikat (P).

Fungsi Subjek (S) ini dapat diisi oleh kata benda atau frasa nomina, klausa, maupun frasa verbal.

Subjek (S) dapat dilihat atau dikenali dengan cara bertanya dengan memakai kata tanya seperti siapa … atau Apa… kepada predikat.

Contoh:

a. Ibuku suka menjahit.


b.Kursi Dosen Bagus.

Jika dalam kalimat tidak mempunyai jawaban yang logis dari pertanyaan yang diajukan, berarti kalimat tersebut tidak mempunyai subjek (S).


Contoh:

Bagi mahasiswa diwajibkan mematuhi tata tertib yang berlaku.



 PREDIKAT

Predikat (P) merupakan bagian kalimat yang berfungsi memberi tahu atau menerangkan tindakan atau melakukan perbuatan Subjek (S) dalam sebuah kalimat.

Predikat juga berfungsi untuk menyatakan sifat atau keadaan Subjek (S), termasuk juga untuk pernyataan jumlah sesuatu yang dimiliki Subjek (S)

Contoh:

1. Rini murid baru.

2. guru yang baik hati itu (belum memiliki predikat


 OBJEK

Merupakan bagian kalimat yang menjadi sasaran tindakan Subjek (S) dan melengkapi fungsi Predikat (P).

Objek selalu dibelakang Predikat (P).

Objek selalu diisi oleh nomina atau frasa nomina dan juga klausa.

Dalam kalimat pasif Objek (O) dapat berfungsi sebagai Subjek (S).

    Contoh:


*KPK menangkap para koruptor.


PELENGKAP

Pelengkap (P) merupakan bagian kalimat yang berfungsi sebagai pelengkap Predikat (P).

Pelengkap hampir sama dengan Objek hanya saja tidak dapat berfungsi sebagai Subjek dalam kalimat pasif.

 Contoh:

 Indonesia berlandaskan pancasila dan UUD 1945.

        S                 P                     Pelengkap


 KETERANGAN

Keterangan (K) merupakan bagian kalimat yang menerangkan lebih lanjut tentang Subjek (S), Predikat (P) dan juga Objek (0) dalam sebuah kalimat.

Keterangan (K) boleh ditempatkan di mana saja

keterangan dapat berupa adverbia, frasa nomina, frasa preposisional atau dapat juga berupa klausa.


 Contoh:

Ayah membeli sepeda pagi ini.

    • Alwi dalam Finoza (2003:366) jenis Keterangan berdasarkan maknanya

    1.Keterangan tempat

    2.Keterangan waktu

    3.Keterangan alat

    4.Keterangan tujuan

    5.Keterangan cara

    6.Keterangan similatif atau kemiripan (seperti)

    7.Keterangan peserta

    8.Keterangan sebab

    9.Keterangan kesalingan


Sumber : Dosen Wawan Abriyanti Kurniajaya, M.Pd

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Responses to "Pengertian Kalimat Dan Contohnya Lengkap Secara Umum"

  1. mantap keren kembangkan bakatmu gannnnnnnnn

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap terima kasih gan,
      silahkan berkunjung kembali :)

      Delete
  2. Sangat Bermamfaat dibidang Literasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap mas, bidang literasi harus kita tingkatkan guna menjaga agar masyarakat indonesia tidak buta baca.

      Delete

Subscribe Newsletter

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel