Mengetahui Pengertian E-Commerce dan Apa Saja Jenisnya

Mengetahui Pengertian E-Commerce dan Apa Saja Jenisnya

Definisi
E-commerce secara umun dapat diartikan sebagai proses transaksi jual beli secara elektronik melalui meda internet.

Sejarah E-Commerce
Perkembangan E-Commerce Di Indonesia, fenomena e-commerce ini dikenal sejak tahun 1996 dengan munculnya situs http//www.sanur.com sebagai toko buku on-line pertama.

  • Generasi 1: Internet sebagai media promosi perusahaan melalui situs web atau brosur elektronis.
  • Generasi 2: Pengguna telah dapat melakukan pemesanan produk melalui intenet (aplikasi E-commerce). Namun deal-nya tetap membutuhkan manusia sebagai decision maker. contoh: Bhinneka.com
  • Generasi 3: Layanan informasi yang terintegrasi, secara otomatis tanpa intevensi manusia. Content juga bersifat personalized sesuai keinginan pengguna. Informasi diakses menggunakan bermacam media, misalnya seluler (handphone).
adapun Latar belakang Munculnya E-Commerce ialah :
  • Evolusi komputer beserta hardware dan software
  • Perkembangan jaringan komputer dan internet
  • perubahan pola pikir dan gaya hidup manusia di era digital
KELEBIHAN E-COMMERCE
  1. Mendapatkan pelanggan baru lewat search engine
  2. Biaya lebih rendah
  3. Mencari produk lebih cepat
  4. Mengeliminasi waktu dan biaya perjalanan
  5. Memberikan perbandingan berbelanja
  6. Transaksi tawar-menawar, kupon, dan pembelian secara berkelompok.
  7. memberikan banyak informasi
  8. memudahkan komunikasi bisnis
  9. buka sepanjang waktu 
KEKURANGAN E-COMMERCE
  1. Sistem keamanan, kehandalan, standar, dan beberapa protokol komunikasi.
  2. Bandwith telekomunikasi yang tidak mencukupi.
  3. Alat pengembangan perangkat lunak masih dalam tahap perkembangan dan sedang berubah dengan cepat.
  4. Sulit menyatukan perangkat lunak internet dan E-Commerce dengan aplikasi dan database yang ada sekarang ini.
  5. Vendor-vendor kemungkinan perlu server web yang khusus serta infrastruktur lainnya, selain server jaringan.
  6. Beberapa perangkat lunak E-Commerce mungkin tidak akan cocok bagi hardware tertentu, atau tidak bisa dipasang bersama dengan beberapa sistem pengoperasian atau komponen-komponen lain.
Jenis dan Tipe E-Commerce
  1. Business To Business (B2B)
  2. Business To Consumer (B2C)
  3. Consumer To Business (C2B)
  4. Consumer To Consumer (C2C)
  5. Business To Administration (B2A)
  6. Consumer To Administration (C2A)

1. BUSINESS TO BUSINESS (B2B )
  • Perantara elektronik (website) untuk interaksi antara perusahaan-perusahaan penyedia barang/jasa secara online.
  • Sistem komunikasi bisnis online antar pelaku bisnis (Onno W. Purbo, 2000:2)
  • Contoh : Unilever (www.unilever.co.id/id/)  , Unilever adalah perusahaan penghasil produk Home and Personal Care serta Foods & Ice Cream dari PT. Electronic Data Interchange Indonesia.
Karakteristik B2B
  1. Trading partners yang sudah diketahui dan umunya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. sehingga jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai kebutuhan dan kepercayaan.
  2. Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Sehingga memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama.
  3. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu partner
  4. Model yang umum digunakan adalah per-to-per (pemakaian bersama), dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua belah pihak.

Keuntungan B2B E-Commerce
Menghemat:
  • Biaya pemasaran
  • Biaya operasional
  • Modal awal
Automatisasi
statistik barang lebih efisien
  • Menjaga stok barang
memasarkan produk lebih cepat


2. BUSINESS TO CONSUMER (B2C)
  • Perantara elektronik untuk interaksi jual beli barang / jasa secara online dari perusahaaan kepada konsumen.
  • Informasi, servis, dan mekanisme diberikan dan disesuaikan untuk digunakan khalayak ramai
  • Customer menjelajahi e-catalog untuk mengetahui harga dan info produk.
Contoh :Jenis Bisnis online shop atau toko online yang memiliki website sendiri, lalu menjual produknya sendiri secara langsung kepada konsumen. Model bisnis ini memiliki foukus utama yakni untuk mendapat profit dari penjualan produknya.

Karakteristik B2C

  1. Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.
  2. Servis yang diberikan bersifat umum (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. sebagai contoh, karena sistem web sudah umum digunakan makan servis diberikan dengan menggunakan basis web.
  3. Servis diberikan berdasarkan permohonan (on deman). Consumer melakukan inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
Hal Yang Harus Diperhatikan pada B2C
Pelanggan                     : Target yang jelas
Promosi                         : Dilakukan secara kontinyu, terus menerus.
Barang dagangan         : Dilengkapi gambar & penjelasan
Pelayanan                     : Menjawab pertanyaan & berikan solusi
Proses transaksi           : Mekanisme pembayaran tidak berbelit
Pengiriman                   : Pengiriman produk yang tercepat
Analisis pemasaran      : Transaksi dicatat & analisis
Penampilan situs Web : Menarik tidak membingungkan


Keuntungan B2C : Buseniss
  • Menghemat :
    • ongkos distribusi barang
    • biaya operasional
  • Kesempatan bisnis yang baru
  • Mengetahui antusiasme konsumen
  • Layanan konsumen yang lebih baik
Keuntungan B2C : Consumer
  • Convenience (kenyamanan)
  • Kemudahan akses informasi yang beragam
  • Membandingkan
  • Memilih
  • Harga lebih murah 

3. CONSUMER TO BUSINESS (C2B)
Sarana elektronik untuk mengadakan interaksi pelanggan (customer) dan pelaku bisnis (buseniss)

Consumer to buseniss (C2B) merupakan individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi dan individu yang mencari penjual dan melakukan transaksi (Munir Fuady, 2005:408).
Contoh C2B

Google play adalah layanan konten digital milik google yang melingkupi toko untuk produk-produk seperti musik/lagu, buku, aplikasi, permainan. para pengembang dapat mengupload produk-produk nya di google play. Produk yang telah di upload ke google play kemudian akan ditawarkan oleh google ke pengguna. dengan kerjasama ini berarti pengembang bertindak sebagai consumer dan google sebagai buseniss yang menampung produk-produk dari para pengembang.

Keuntungan C2B E-Commerce

Pelanggan dapat menyediakan:
  • Survei online
  • Data Konsumen
  • Saran (feedback) produk dan website
  • Penilaian (review) produk
 Sebagai balas jasa, pelangga mendapatkan:
  • Promosi
  • Discount
  • Uang tunai (cash)
  • "Points" yang bisa diklaim untuk membeli produk / dicairkan dalam bentuk uang tunai 

4. CONSUMER TO CONSUMER (C2C)
  • Consumer to Consumer (C2C) merupakan transaksi dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya.
  • Juga seorang individu yang mengiklankan produk barang atau jasa, pengetahuan, maupun keahliannya di salah satu situs lelang (Munir Fuady, 2005 : 408). 
    • model bisnis C2C
    • menawarkan transaksi jual beli-online
    • merupakan mal online di Indonesia yang mengusung model bisnis marketplace dan mall online.
    • memungkinkan setiap individu, toko kecil dan brand untuk membuka dan mengelola toko online .
    • Lazada, Bukalapak, Shopee, Tokopedia, blibli, olx
    • Kategori : fashion, makanan, elektronik, komputer, rumah tangga, kesehatan.

5. BUSINESS TO ADMINISTRATION (B2A)
  •  B2A adalah jenis e-commerce yang mencakup semua transaksi yang dilakukan secara online antara perusahaan dan administrasi publik.
  • Jenis e-commerce ini melibatkan banyak layanan, khususnya di bidang-bidang seperti fiskal, jaminan sosial, ketenagakerjaan, dokumen hukum dan register, dan lainnya.

6. CONSUMER TO ADMINISTRATION (C2A)
Jenis C2A meliputi semua transaksi elektronik yang dilakukan antara individu dan administrasi publik.

Kategori E-commerce Berdasarkan Produk Yang Dijual
  1. E-Commerce physical good
  2. E-commerce Digital good
  3. E-commerce Service Good 
E-commerce Physical Good
  • E-commerce yang fokus dalam menjual produk barang fisik secara online. Misalnya barang elektronik, makanan, mnuman, pernak-pernik, dll.
  • Diperlukan biaya tambahan yang dibebankan kepada pembeli yaitu biaya kirim dan pajak 
Contoh:

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengetahui Pengertian E-Commerce dan Apa Saja Jenisnya"

Post a Comment

Subscribe Newsletter

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel