Sejarah Serta Perkembangan Negara Korea Selatan | SEJARAH


Sejarah Serta Perkembangan Negara Korea Selatan
Ngebro.com


Sejarah Singkat

Asal muasal bangsa Korea bermula salah satu suku Ye Maek diantara suku Tungusik di masa kuno di wilayah Asia, berkembang menjadi bangsa Korea. Suku Ye Maek maju ke bagian timur dari daratan di zaman Batu Baru, kemudian bermukim di kawasan berbukit semenanjung Korea dan bagian timur Sungai Amur. Korea selatan (대한민국) adalah negara dari pembentukan Gojoseon pada 2333 SM. oleh Dan-gun. Setelah unifikasi Tiga Kerajaan Korea dibawah Silla pada 668 M, Korea menjadi satu dibawah Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseon hingga akhir Kekaisaran Han Raya pada 1910 karena dianeksasi oleh Jepang.

Korea dimulai dengan pembentukan joseon (atau lebih sering disebut dengan gojoseon untuk menghindari persamaan nama dengan dinasti joseon pada abad ke 14) pada 2333 SM oleh dangun.Gojoseon berkembang hingga bagian utara korea dan manchuria. Setelah beberapa kali berperang dengan dinasti han gojoseon mulai berdisintegrasi. Dinasti buyeo, okjeo, dongye dan konfederasi samhan menduduki semenanjung korea dan manchuria selatan.Goguryeo, baekje, and silla berkembang mengatur tanjung korea yang dikenal dengan tiga kerajaan korea. Untuk pertama kalinya semenanjung korea berhasil disatukan oleh silla pada tahun 676 menjadi silla bersatu. Para pelarian goguryeo yang selamat mendirikan sebuah kerajaan lain di sisi timur laut semenanjung korea, yakni balhae. Hubungan antara korea dan china berjalan dengan baik pada masa dinasti silla. Kerajaan ini runtuh akibat adanya kerusuhan dan konflik yang terjadi di dalam negeri pada abad ke 10, kerajaan silla jatuh dan menyerah kepada dinasti goryeo pada tahun 935.

Silla bersatu akhirnya runtuh di akhir abad ke-9, yang juga mengakhiri masa kekuasaan tiga kerajaan. Kerajaan yang baru, goryeo, mulai mendominasi semenanjung korea.Kerajaan balhae runtuh tahun 926 karena serangan bangsa khitan dan sebagian besar penduduk serta pemimpinnya, dae gwang hyun, mengungsi ke dinasti goryeo. Tahun 993 sampai 1019 suku khitan dari dinasti liao menyerbu goryeo, tetapi berhasil dipukul mundur. Kemudian pada tahun 1238, goryeo kembali diserbu pasukan mongol dan setelah mengalami perang hampir 30 tahun, dua pihak akhirnya melakukan perjanjian damai. Pada tahun 1392, Taejo dari Joseon mendirikan Dinasti Joseon setelah menumbangkan Goryeo. Raja Sejong (1418-1450) mengumumkan penciptaan abjad Hangeul.Antara 1592-1598, dalam Perang Imjin, Jepang menginvasi Semenanjung Korea, tetapi dapat dipatahkan oleh prajurit pimpinan Admiral Yi Sun-shin.Lalu pada tahun 1620-an sampai 1630-an Dinasti Joseon kembali menderita serangan dari (Dinasti Qing).

Pada awal tahun 1870-an, Jepang kembali berusaha merebut Korea yang berada dalam pengaruh Tiongkok. Pada tahun 1895, Maharani Myeongseong dibunuh oleh mata-mata Jepang.Pada tahun 1905, Jepang memaksa Korea untuk menandatangani Perjanjian Eulsa yang menjadikan Korea sebagai protektorat Jepang dan pada 1910 Jepang mulai menjajah Korea.Perjuangan rakyat Korea terhadap penjajahan Jepang dimanifestasikan dalam Pergerakan 1 Maret dengan tanpa kekerasan. Pergerakan kemerdekaan Korea yang dilakukan Pemerintahan Sementara Republik Korea lebih banyak aktif di luar Korea seperti di Manchuria, Tiongkok dan Siberia.

Dengan menyerahnya jepang pada tahun 1945,PBB membuat rencana administrasi bersama uni soviet dan amerika serikat, namun rencana tersebut tidak terlaksana. Pada tahun 1948, pemerintahan baru terbentuk: korea demokratik (korea selatan) dan komunis (korea utara) yang dibagi oleh garis lintang 38 derajat. Pada 1950, korea utara menginvasi korea selatan yang dikenal dengan nama perang korea.
Back to Content ↑

Proses Pembentukan Negara

Republik Korea (bahasa Korea: Daehan Minguk (Hangul: 대한민국; Hanja: 大韓民); bahasa Inggris: Republic of Korea) biasanya dikenal sebagai Korea Selatan, adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea. Di sebelah utara, Republik Korea berbataskan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948.7 | Makalah Sistem Pemerintahan Republik Korea Selatan (대한민국) Laut Kuning di sebelah barat, Jepang berada di seberang Laut Jepang (disebut "Laut Timur" oleh orang-orang Korea) dan Selat Korea berada di bagian tenggara. Negara ini dikenal dengan nama Hanguk (한국; 韓國) oleh penduduk Korea Selatan dan disebut Namchosŏn (남조선; 南朝鮮; "Chosŏn Selatan") oleh penduduk Korea Utara. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul (서울). Penemuan arkeologis menunjukkan bahwa Semenanjung Korea telah didiami sejak Masa Paleolitik Awal. Sejarah Korea dimulai dari pembentukan Gojoseon pada 2333 SM. Oleh Dan-gun. Setelah unifikasi Tiga Kerajaan Korea dibawah Silla pada 668 M, Korea menjadi satu dibawah Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseon hingga akhir Kekaisaran Han Raya pada 1910 karena dianeksasi oleh Jepang. Ketika Jepang mengalami pada Perang Dunia II tahun 1945, ia melepaskan kekuasaaannya dibanyak negara di Asia dan salah satunya adalah Korea. Hal ini menimbulkan pemisahan dua Korea yang dikenal dengan istilah Korean Peninsula berdasarkan garis 38 derajat lintang utara sesuai dengan perjanjian yang diadakan oleh PBB. Uni Soviet di bagian utara dan Amerika Serikat di bagian selatan. Uni Soviet dan Amerika Serikat tidak berhasil mencapai kesepakatan mengenai implementasi penyatuan Korea. Hal ini mengakibatkan pembentukan pemerintahan yang terpisah, yakni pembentukan Republic of Korea pada 15 Agustus 1945 yang dipimpin oleh presiden Syngman Rhee, dan Democratic People's Republic of Korea yang terbentuk pada tanggal 9 September 1945 dibawah pimpinan Kim II Sung.
Back to Content ↑


BAB 2

Konstitusi dan Sistem Pemerintahan


Mahkamah Konstitusi Republik Korea
Mahkamah Konstitusi Republik Korea (Hangul: 헌법재판소; Hanja: 憲法裁判所; RR: Heonbeop Jaepanso) adalah mahkamah independen dan khusus di Korea Selatan, yang tugas utamanya adalah meninjau kesesuaian konstitusi menurut Konstitusi Republik Korea. Lembaga ini juga memiliki fungsi hukum administratif seperti memutuskan sengketa kewenangan antara entitas pemerintah, memberikan keputusan akhir mengenai pemakzulan, dan membuat keputusan mengenai pembubaran partai politik.

Jumlah hakim dalam mahkamah konstitusi adalah sembilan hakim yang ditunjuk oleh presiden. Tiga hakim ditunjuk langsung oleh presiden. Enam hakim tersisa terdiri atas tiga hakim yang berasal dari nominasi kandidat dari ketua mahkamah agung dan tiga hakim yang berasal dari kandidat yang dipilih oleh majelis nasional. Dalam hal ini, ketua mahkamah konstitusi dipilih oleh presiden dengan persetujuan dari majelis nasional. Para hakim menjabat selama enam tahun dan dapat dipilih kembali. Para hakim diharuskan untuk pensiun dari jabatannya ketika mencapai usia 65 tahun, kecuali untuk ketua mahkamah konstitusi yang diperbolehkan menjabat hingga berusia 70 tahun. Hakim mahkamah konstitusi dilarang bergabung dengan partai politik dan melakukan kegiatan politik sesuai dengan konstitusi korea pasal 112 ayat 2. Selain itu, hakim mahkamah konstitusi dilarang oleh hukum untuk menjalankan bisnis, memegang jabatan publik lainnya, dan sebaliknya dipekerjakan.

Konstitusi Republik Korea Selatan
Konstitusi dari Republik Korea Selatan merupakan hukum dasarnya. Korea selatan mengalami 6 kali perubahan konstitusi yakni pada tahun 1948, 1960, 1962, 1972, 1980, 1988. Setiap perubahan Konstitusi di Korea Selatan itu berarti mengartikan republik yang baru. Jadi, pemerintahan dibawah konstitusi pada tahun 1988 dapat dikatakan sebagai Republik ke-6. Konstitusi pada tahun 1988 disahkan oleh referendum Oktober 1987 dan berlaku pada bulan Febuari 1988. Konstitusi tersebut terdiri dari pembukaan, 130 artikel, dan ketentuan tambahan, Konstitusi melengkapi cabang eksekutif yang dipimpin oleh seorang presiden dan menunjuk perdana menteri , yang satu kamar legislatif disebut Majelis Nasional , dan peradilan yang terdiri dari Mahkamah Konstitusi , Mahkamah Agung dan bawah pengadilan. Pengadilan konstitusional menjadi lembaga tertinggi pemegang kekuasaan yudikatif yang terdiri atas 9 hakim yang direkomendasikan oleh presiden dan dewan perwakilan. Hakim akan menjabat selama enam tahun dan usianya tidak boleh melebihi 65tahun pada saat terpilih.

Sistem Pemerintahan Korea Selatan

[New]Blog.UAD

Korea Selatan menganut sistem pemerintahan Presidensial campuran. Berdasarkan UUD 1987 pasal 66 Ayat 1 kedudukan Presiden selain sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan serta Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata. Dalam melaksanakan pemerintahan, Presiden dibantu oleh Perdana Menteri (PM) dan Dewan Negara (State Council) yang lazim disebut Kabinet. Kabinet diketuai oleh Presiden dan Perdana Menteri sebagai Wakilnya. Presiden dipilih oleh rakyat secara langsung untuk masa jabatan 5 tahun dan hanya untuk satu periode saja (tidak dapat dipilih kembali).

Korea selatan membagi pemerintahannya dalam tiga bagian: eksekutif, yudikatif dan legislatif. Lembaga eksekutif dipegang oleh presiden yang dipilih berdasarkan hasil pemilu untuk masa jabatan 5 tahun dan dibantu oleh perdana menteri yang ditunjuk oleh presiden dengan persetujuan majelis nasional. Presiden bertindak sebagai kepala negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Lembaga legislatif dipegang oleh dewan perwakilan yang menjabat selama 4 tahun. Pelaksanaan sidang paripurna diadakan setiap setahun sekali atau berdasarkan permintaan presiden. Sidang ini terbuka untuk umum namun dapat berlangsung tertutup. Pengadilan konstitusional menjadi lembaga tertinggi pemegang kekuasaan yudikatif yang terdiri atas 9 hakim yang direkomendasikan oleh presiden dan dewan perwakilan. Hakim akan menjabat selama enam tahun dan usianya tidak boleh melebihi 65 tahun pada saat terpilih.

 

  • Eksekutif
Lembaga eksekutif dipegang oleh Presiden yang dipilih berdasarkan hasil pemilu untuk masa jabatan 5 tahun dan dibantu oleh Perdana Menteri yang ditunjuk oleh presiden dengan persetujuan dewan perwakilan. Presiden bertindak sebagai kepalanegara dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan.
Presiden di Republik ini memiliki autoritas yang lebih besar dalam penetapan keputusan kenegaraan, domestik maupun hubungan luar negeri. Presiden memiliki masa menjabat selama 5 tahun. Pemilihan umum Korea Selatan menggunakan sistem popular vote, danterakhir kali diselenggarakan pada Desember 2012 dengan Presiden Park Geun Hye sebagai pemenang.
  • Legislatif
Dalam Legislatif, Korea Selatan memiliki Unicameral National Assembly atau Gukhoe yang dipilih setiap 4 tahun sekali dan terakhir diselenggarakan pada 11 April2012. Assembly ini memiliki 299 kursi dan diisi oleh perwakilan dari beberapa partai politik.
  • Yudikatif
Lembaga Yudikatif, Korea Selatan memiliki Supreme Court dan Pengadilan Banding Constitutional Court. Korea Selatan sendiri memiliki banyak partai politik, menurut Komisi Pemilu Korea Selatan, partai politik yang terdaftar pada tahun 2012 sebanyak 8 partai. Namun hanya dua partai besar yang mendominasi hasil pemiluyaitu partai berkuasa Saenuri dan Democratic United Party.
Back to Content ↑

Identitas

BAB 3
IDENTITAS


Bendera
Latar belakang putih adalah warna tradisional korea. Warna putih melambangkan kedamaian dan kemurnian.Lingkaran di tengah berasal dari filosofi yin dan yang dan melambangkan keseimbangan alam semesta. Bagian biru melambangkan kekuatan kosmik negatif, dan bagian merah melambangkan lawan kekuatan kosmik yang positif. Trigram bersama-sama melambangkan prinsip gerakan dan harmonis. Setiap trigram (hangul: kwae) melambangkan salah satu dari empat elemen klasik.

Lambang
Terdiri atas lambing taeguk, dikeleilingi lima mahkota bunga bergaya stilasi dan pita bertuliskan “republik korea” (daehan minguk), nama resmi korea selatan dalam aksara hangul. Lambing taijitu melambangkan perdamaian dan keselarasan. Lima mahkota bunga melambangkan bunga nasional korea selatan yaitu sepatu putih (hibiscus syriacus). Lambang ini pertama kali digunakan pada tahun 1963.

Lagu Kebangsaan
Aegukga  (애국가; 愛國歌)

 

Kebudayaan
Korea Selatan berkongsi kebudayaan tradisional dengan Korea Utara, tetapi kedua-dua Korea telah mengembangkan kebudayaan kontemporari yang berbeda sekali sejak semenanjung Korea dipecahkan pada tahun 1945. Mengikut sejarah, walaupun kebudayaan Korea nyata sekali dipengaruhi oleh China, namun ia tetap berupaya mengembangkan jati diri kebudayaan yang unik dan tersendiri daripada negara jiran yang lebih besar itu. Kementerian Kebudayaan, Sukan dan Pelancongan Korea Selatan menggalakkan seni tradisional dan moden dengan pembiayaan dan program pendidikan.Pengindustrian dan pembandaran Korea Selatan telah membawa perubahan besar kepada cara hidup orang Korea. Perubahan ekonomi dan gaya hidup telah menyebabkan penduduk tertumpu di bandaraya utama, khususnya ibu kota Seoul, dengan rumah tangga berbilang keturunan berpecah menjadi susunan hidup keluarga asas.

Seni
Seni Korea kuat dipengaruhi oleh agama Buddha dan Konfusianisme yang kelihatan pada pelbagai hasil seni lukis, arca, seramik dan persembahan tradisional. Hasil tembikar dan porselin Korea, seperti baekja dan buncheong dari zaman Joseon, dan seladon dari zaman Goryeo terkenal di seluruh dunia. Seni persembahan Korea pula termasuk darye (upacara teh), pansori (nyanyian dengan iringan gendang), talchum (tarian bertopeng) danbuchaechum (tarian kipas berkumpulan).


Budaya Teknologi
Syarikat besar Korea Selatan Samsung dan LG merupakan antara syarikat telefon bimbit yang terunggul di dunia. Kira-kira 90% warga Korea Selatan memiliki telefon bimbit. Selain menerima atau membut panggilan atau pesanan teks, telefon bimbit di Korea Selatan banyak digunakan untuk menonton siaran televisyen Digital Multimedia Broadcasting (DMB) atau melayari laman sesawang. Lebih sejuta telefon DMB telah dijual, dan tiga syarikat pembekal komunikasi wayarles utama, iaitu SK Telecom, KT, dan LG Telecom menyediakan liputan di semua bandaraya utama dan kawasan lain. Capaian jalur lebar secara meluas membolehkan penerapan permainan Internet dalam budaya Korea baru-baru ini. StarCraft,sebuah permainan
strategi masa nyata, merupakan permainan komputer siaran TV yang terlaris di Korea Selatan. Kejohanan permainan StarCraft yang dilangsungkan di tempat-tempat tumpuan penggemar seperti COEX Mall sering disiarkan secara langsung di stesen-stesen TV seperti MBCGame dan Ongamenet, di mana para pemain StarCraft yang profesional boleh mendapat gaji lumayan sebagai ahli pasukan permainan profesional yang ditaja oleh pembekal perkhidmatan telefon bimbit di Korea Selatan. Permainan komputer biasanya dimainkan di "bilik PC", iaitu kafe internet yang dikhususkan untuk permainan video seperti Aion,Lineage II, Sudden Attack, Kart Rider, Maple Story, Mabinogi, World of WarCraft, dan StarCraft 2.

Politik
Dewan Perhimpunan Korea Selatan.
Korea Selatan ialah sebuah negara demokrasi berperlembagaan. Mengikut perlembagaan sekarang, Republik Korea adakalanya dipanggil Republik Keenam Korea Selatan. Seperti di negara demokrasi yang lain, pemerintahan Korea Selatan terbagi kepada tiga cabang, yaitu eksekutif, kehakiman, dan perundangan. Cabang eksekutif dan perundangan tertumpu pada peringkat kebangsaan, namun terdapat juga kementerian eksekutif yang juga melaksanakan fungsi kerajaan tempatan. Kerajaan tempatan pula separa berautonomi dan mempunyai badan eksekutif dan perundangan tersendiri. Cabang kehakiman dikendalikan di kedua-dua peringkat kebangsaan dan tempatan.
Struktur kerajaan Korea Selatan ditentukan oleh Perlembagaan Republik Korea yang pernah disemak beberapa kali sejak mula-mula diisytiharkan pada tahun 1948 sebaik sahaja merdeka. Kecuali sewaktu Republik Kedua Korea Selatan, negara ini sentiasa mengamalkan sistem berpresiden dengan ketua eksekutif yang bebas. Pilihan raya langsung pertama juga diadakan pada tahun 1948. Walaupun Korea Selatan menderita di bawah pemerintahan tentera berturut-turut sejak 1960-an hingga 1980-an, sejak itu ia berkembang menjadi sebuah demokrasi liberal yang berjaya. Kini, CIA World Factbook menyifatkan demokrasi Korea Selatan sebagai "demokrasi moden yang berfungsi sepenuhnya".

Teknologi
Albert HUBO yang dibangunkan oleh KAIST.
Robotik telah disertakan dalam senarai projek penyelidikan dan pembangunan kebangsaan utama di Korea Selatan sejak tahun 2003.

Geografi
Topografi Korea Selatan Ladang teh Boseong
Korea Selatan menduduki bahagian selatan Semenanjung Korea yang terbentang kira-kira 1,100 km (680 batu) dari tanah besar Asia.

Iklim
Korea Selatan cenderung mengalami iklim kebenuaan lembap dan subtropika lembap, serta dipengaruhi oleh monsun Asia Timur, dengan lebih banyak kerpasan pada musim panas ketika musim hujan singkat yang dipanggil jangma (장마), yang bermula pada lewat Jun hingga lewat Julai.

Ekonomi
Korea Selatan mengamalkan ekonomi pasaran yang menduduki tangga ke-14 dari segi KDNK nominal dan ke-12 dari segi pariti kuasa beli di dunia, oleh itu ia layak sebagai sebuah negara G-20 ekonomi utama.

Pengangkutan
Kereta api kelajuan tinggi KTX-II boleh berjalan selaju350 km/h (220 mph).
Korea Selatan mempunyai rangkaian pengangkutan berteknologi canggih yang terdiri daripada kereta api berkelajuan tinggi, lebih raya, laluan bas, perkhidmatan feri, dan laluan udara yang silang-menyilang di negara. Perbadanan Lebuh Raya Korea mengendalikan lebuh-lebuh raya bertol dan kemudahan-kemudahan di sepanjangnya.

Pendidikan
Di Korea Selatan, pendidikan dipandang berat sebagai penting buat kejayaan seseorang, maka persaingan di sini sengit sekali. Mengikut hasil Program Penilaian Pelajar Antarabangsa OECD 2006, Korea Selatan menduduki tangga pertama dalam penyelesaian masalah, ketiga dalam matematik dan ketujuh dalam sains.

Demografi
Korea Selatan terkenal kerana kepadatan penduduknya sebanyak 487 orang sekilometer persegi, iaitu lebih 10 kali purata sedunia. Kebanyakan warga Korea Selatan tinggal di kawasan bandar kesan penghijrahan deras dari kawasan desa ketika zaman kepesatan pembangunan ekonomi pada 1970-an hingga 1990-an.
Back to Content ↑


BAB 4
HAK dan KEWAJIBAN

Hak Warga Korea Selatan

Pasal 10 [Martabat, Mengejar Kebahagiaan]
Semua arga negara yakin akan harga diri dan martabat manusia dan berhak untuk mengejar kebahagiaan. Adalah tugas Negara untuk menegaskan dan menjamin hak-hak asasi manusia yang fundamental dan tidak dapat diganggu gugat.

Pasal 11 [Kesetaraan]
(1) Semua warga negara sama di hadapan hukum, dan mungkin tidak ada diskriminasi dalam kehidupan politik, ekonomi, sosial, atau budaya karena seks, agama, atau status sosial.
(2) Tidak ada kasta istimewa yang diakui atau pernah dibentuk dalam bentuk apa pun.
(3) Pemberian dekorasi atau perbedaan kehormatan dalam bentuk apa pun hanya efektif untuk penerima, dan tidak ada hak istimewa yang berlaku darinya.

Pasal 12 [Kebebasan Pribadi, Integritas Pribadi]
(1) Semua warga menikmati kebebasan pribadi. Tidak ada orang yang dapat ditangkap, ditahan, digeledah, disita, atau diinterogasi kecuali sebagaimana ditentukan oleh hukum. Tidak ada orang yang dapat dihukum, ditempatkan di bawah pembatasan preventif, atau tunduk pada kerja paksa kecuali sebagaimana ditentukan oleh hukum dan melalui prosedur yang sah.
(2) Tidak ada warga negara yang dapat disiksa atau dipaksa untuk bersaksi melawan dirinya sendiri dalam kasus pidana.
(3) Waran yang dikeluarkan oleh hakim melalui prosedur yang berlaku atas permintaan jaksa harus disajikan dalam kasus penangkapan, penahanan, penyitaan, atau pencarian: Asalkan, bahwa dalam kasus di mana seorang tersangka kriminal ditangkap di flagrante delicto, atau jika ada bahaya bahwa seseorang yang diduga melakukan kejahatan yang dapat dihukum penjara tiga tahun atau lebih dapat melarikan diri atau menghancurkan bukti, pihak berwenang yang melakukan investigasi dapat meminta surat perintah ex post facto.
(4) Setiap orang yang ditangkap atau ditahan memiliki hak untuk meminta bantuan pengacara. Ketika seorang terdakwa kriminal tidak dapat memperoleh pengacara dengan usahanya sendiri, Negara menugaskan pengacara untuk terdakwa seperti yang ditentukan oleh hukum.
(5) Tidak ada orang yang dapat ditangkap atau ditahan tanpa diberitahu alasannya dan haknya untuk membantu pengacara. Keluarga dan orang-orang terkait lainnya, sebagaimana yang ditentukan oleh hukum, dari seseorang yang ditangkap atau ditahan akan diberitahu tanpa penundaan alasan dan waktu dan tempat penangkapan atau penahanan.
(6) Setiap orang yang ditangkap atau ditahan, memiliki hak untuk meminta pengadilan untuk meninjau legalitas penangkapan atau penahanan.
(7) Dalam kasus di mana pengakuan dianggap telah dilakukan terhadap kehendak terdakwa karena penyiksaan, kekerasan, intimidasi, penangkapan yang terlalu lama, penipuan atau tindakan serupa, atau dalam kasus di mana pengakuan adalah satu-satunya bukti terhadap terdakwa dalam persidangan formal, pengakuan semacam itu tidak dapat diterima sebagai bukti bersalah, atau terdakwa dapat dihukum dengan alasan pengakuan semacam itu.
Back to Content ↑

Kewajiban Warga Korea Selatan


soulemotionoye.blogspot.com 
Pasal 39 [Tugas ke Dinas Militer]
(1) Semua warga negara memiliki tugas pertahanan nasional dalam kondisi seperti yang ditentukan oleh hukum.
(2) Tidak ada warga negara yang dapat diperlakukan tidak baik karena pemenuhan kewajibannya atas dinas militer. 
Back to Content ↑

Referensi
-https://id.wikipedia.org/wiki/Korea_Selatan
-https://id.wikipedia.org/wiki/Mahkamah_Konstitusi_Korea_Selatan
-https://www.academia.edu/9134203/Sistem_Pemerintahan_Republik_Korea_Selatan
-https://www.slideshare.net/antydaledo/sistem-pemerintahan-korea-selatan-dan-korea-utara
-http://wahyoucreated.blogspot.co.id/
-http://www.helplinelaw.com/law/south korea/constitution/constitution02.php

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sejarah Serta Perkembangan Negara Korea Selatan | SEJARAH"

Post a Comment

Subscribe Newsletter

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel